![]() |
| Doc. Crew LPM Laun |
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIT Al-Muslihuun Tlogo Blitar sukses menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Mahasiswa (MUSYMA) pada Rabu 22 Juli 2026, di Auditorium STIT Al-Muslihuun Tlogo Blitar. Mengusung tema "Menolak Apatisme, Merawat Idealisme", kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM), Himpunan Mahasiswa Studi (HMP), serta perwakilan mahasiswa STIT Al-Muslihuun Tlogo Blitar.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjut dengan sidang pleno yang berlangsung secara demokratis, Sidang Pleno I (pembahasan dan penertipan Tata Tertib MUSYMA), Sidang Pleno II (pembahasan AD/ART), Sidang Komisi (pembahasan GBHO/BGHK), Sidang Pleno III (pengesahan hasil rumusan Sidang Komisi), Sidang Pleno IV (pembahasan Tata Tertib Pemilihan Presiden Mahasiswa).
Puncak acara MUSYMA ditutup dengn proses pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) yang baru melalui pemungutan suara (voting).
Menolak Diam, Menjaga Tanggung Jawab
Ketua Pelaksana Musyawarah Mahasiswa (MUSYMA), Ubaid Dimas Romandhan, menegaskan pentingnya tema yang diusung dalam forum saat ini. Menurutnya, apatisme adalah lawan dari kepedulian.
"Ketika kita memilih diam dan menutup mata terhadap persoalan masyarakat maupun kampus, di situlah apatisme terjadi. Sebagai mahasiswa, kita jangan sampai tidak peduli dengan perubahan di sekitar. Tidak cukup hanya mengikis sikap apatis, tetapi sangat penting juga bagi kita untuk terus merawat dan menjaga idealisme," tegas Ubaid.
Sama dengan hal tersebut, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Muslihuun, Zaka Ali Ridho, turut menyoroti keterkaitan antara hak, keanekaragaman, dan rasa tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa.
"Sikap apatisme dan Hak Asasi Manusia itu adalah bagian dari keanekaragaman. Namun, jika kita berbicara tentang hak, tentu ada tanggung jawab yang menyertainya. Ketika kita menuntut hak kita, kita juga wajib bertanggung jawab atas apa yang telah menjadi kewajiban kita," ucap Zaka.
Melalui penyelenggaraan MUSYMA ini, diharapkan kepengurusan BEM STIT Al-Muslihuun yang baru mampu melahirkan kepemimpinan yang progresif, bertanggung jawab, serta senantiasa menjadi garda terdepan dalam merawat idealisme mahasiswa.
Penulis : Alfina

0 Komentar